Designed by Yurz,2014
بسم الله الرحمن الرحيم
Berbagi Sehat Herbal
Berbagi Sehat Herbal
Thursday, 15th November 2018, 05:36:49 PM
Anda pengunjung ke :  38,285   Visitors Online =1
  Daun Salam   Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.)

Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.)
Sinonim : = Eugenia polyantha, Wight. = E. lucidula, Miq.
Familia : Myrtaceae

Uraian :
Salam tumbuh liar di hutan dan pegunungan, atau ditanam di pekarangan dan sekitar rumah. Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1,800 m dpi. Pohon bertajuk rimbun, tinggi mencapai 25 m, berakar tunggang, batang bulat, permukaan licin. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai yang panjangnya 0,5-1 cm. Helaian daun bentuknya lonjong sampai elips atau bundar telur sungsang, ujung meruncing, pangkal runcing, tepi rata, panjang 5-15 cm, lebar 3-8 cm, pertulangan menyirip, permukaan atas licin berwarna hijau tua, permukaan bawah warnanya hijau muda. Daun bila diremas berbau harum. Bunganya bunga majemuk tersusun dalam malai yang keluar dari ujung ranting, warnanya putih, baunya harum. Buahnya buah buni, bulat, diameter 8-9 mm, warnanya bila muda hijau, setelah masak menjadi merah gelap, rasanya agak sepat. Biji bulat, penampang sekitar 1 cm, warnanya coklat. Salam ditanam untuk diambil daunnya sebagai pelengkap bumbu dapur, kulit pohonnya dipakai sebagai bahan pewarna jala atau anyaman bambu. Perbanyakan dengan biji, cangkok atau stek.

Nama Lokal :
Gowok, (Sunda), manting (Jawa), kastolam (Kangean); Meselangan, ubar serai (Melayu),; Salam (Indonesia, Sunda, Jawa, Madura);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diare, Maag, Kencing manis, Mabuk akibat alkohol;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, kulit batang, akar dan buah.

KEGUNAAN:
- Diare.
- Sakit maag (gastritis).
- Kencing manis.
- Mabuk akibat alkohol.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 7-20 lembar daun, direbus.
Pemakaian luar: Kulit batang, daun atau akar setelah dicuci bersih digiling halus sampai seperti bubur. Digunakan untuk pemakaian setempat pada infeksi kulit seperti kudis dan gatal-gatal.

CARA PEMAKAIAN:
1. Diare:
15 g daun dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air bersih selama
15 menit. Tambahkan sedikit garam. Setelah dingin disaring lalu
diminum.

2. Kencing manis:
7 lembar daun salam dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air
bersih sampal tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk
2 kali minum.

3. Sakit maag:
15-20 lembar daun dicuci bersih, rebus dengan 1/2 liter air sampai
mendidih. Tambahkan gula merah secukupnya. Minum sebagai teh
setiap hari, sampai rasa penuh dan perih di lambung menghilang.

4. Mabuk akibat alkohol:
1 genggam buah salam yang sudah masak dicuci bersih lalu ditumbuk
sampai halus. Peras dan saring, lalu diminum.

5. Kudis, gatal:
Daun atau kulit batang atau akar, dicuci bersih lalu digiling halus
sampai menjadi adonan seperti bubur. Balurkan ketempat yang sakit.

Komposisi :
SIFAT KIMIAW] DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Daun: Rasa kelat, wangi. Adstringen. KANDUNGAN KIMIA: Minyak atsiri (0,05 %) mengandung sitral dan eugenol, tanin dan flavonoida.

Daun Salam merupakan daun dari tanaman salam yang sering kali digunakan sebagai bumbu dapur. Selain bumbu dapur juga beberapa orang menggunakannya sebagai obat herbal yang dipercaya mampu mengatasi berbagai penyakit. Tapi tahukah Anda bagaimana apa nama latin daun salam? Jika Anda tidak tahu dan ingin mengetahui apa nama latin dan klasifikasi daun salam, maka temukan jawabannya di artikel ini!

Pohon salam berwarna coklat abu-abu, kayunya memecah atau bersisik dan tingginya bisa mencapai 30 meter dengan diameter hingga 60 cm. Pohon ini memiliki bunga berupa malai dengan banyak kuntum bunga, 2-8 cm. Sering kali bunganya muncul di bawah daun atau di bawah ketiak ranting. Bunganya berwarna harum dan gampang rontok. Oleh para ilmuwan luar negeri, daun salam yang biasa kita pakai sering kali disebut dengan Indonesian Bay Leaf.

Daun salam adalah salah satu jenis rempah-rempah yang diproduksi oleh pohon salam (Syzygium polyanthum). Daun salam sendiri saat ini banyak dimanfaatkan sebagai penyedap alami pada masakan karena aromanya yang khas. Namun, selain manfaatnya sebagai penyedap makanan, daun salam ternyata juga menyimpan sejuta manfaat lain bagi kesehatan.Daun salam terbukti memiliki kandungan berbagai jenis nutrisi yang sangat berguna bagi tubuh, seperti zat besi, kalsium, vitamin A, vitamin C, serta vitamin B6-B9. Selain kandungan vitamin dan mineral, daun salam juga mengandung beberapa antioksidan dan senyawa kimia seperti pinene, limonene, neral, serta catechin yang memiliki manfaat untuk menghambat pertumbuhan sel-sel abnormal dalam tubuh.



1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh (Imunitas)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, daun salam memiliki kandungan berbagai macam jenis vitamin, termasuk vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari berbagai penyakit. Anda bisa menambahkan daun salam dalam setiap masakan atau mengolahnya menjadi teh untuk mengambil manfaat daun salam sebagai peningkat daya imunitas tubuh ini. Anda juga bisa menambahkan madu pada teh daun salam ini agar rasanya menjadi lebih manis. Cara mengolah daun salam menjadi teh akan dipaparkan dibawah.

2. Minuman Untuk Diet

Teh daun salam ternyata bisa menjadi salah satu solusi bagi kita yang sedang diet. Kandungan beberapa jenis senyawa kimia, enzim, dan serat dalam daun salam ternyata memiliki khasiat untuk melancarkan sistem pencernaan manusia.
Langkah-Langkah:

Siapkan 30 lembar daun salam.

Cuci hingga bersih lalu rebus dalam empat gelas air putih.

Tunggu sampai mendidih hingga airnya hanya tersisa setengahnya.

Tunggu hingga dingin dan minum secara rutin dua gelas per hari.

Dianjurkan untuk meminum teh daun salam ini sebelum tidur.

3. Mengatasi Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Kandungan zat tanin dan flavonoida yang cukup tinggi dalam daun salam memungkinkannya untuk menjadi obat herbal bagi penderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Caranya adalah dengan mengolah daun salam menjadi teh.
Langkah-Langkah:

Siapkan 10 lembar daun salam (boleh kering atau basah).

Cuci sampai bersih.

Rebus daun salam dengan tiga gelas air.

Tunggu sampai mendidih hingga tersisa satu gelas air saja.

Tunggu sampai dingin dan minum secara teratur satu kali sehari.


4. Mengobati Penyakit Asam Urat

Daun salam memiliki cukup banyak kandungan vitamin C dan Vitamin B kompleks yang sangat berguna dalam penyembuhan asam urat.
Langkah-Langkah:

Siapkan 10 lembar daun salam kering.

Cuci sampai bersih.

Rebus dalam 10 gelas air hingga bersisa sekitar 7 gelas.

Minum air rebusan daun salam selagi masih hangat.


5. Mengobati Berbagai Penyakit Kulit

Daun salam mengandung beberapa jenis senyawa kimia yang sangat berfungsi untuk obat luar sebagai obet dari berbagai masalah kulit seperti alergi dan gatal-gatal.
Langkah-Langkah:

Siapkan kulit kayu, daun, serta ujung akar pohon salam secukupnya.

Cuci sampai benar-benar bersih.

Tumbuk semua bahan-bahan tersebut sampai benar-benar halus.

Tambahkan sedikit air dan oleskan pada bagian kulit yang mengalami gatal-gatal.


6. Mengobati Sakit Diare dan Maag

Langkah-Langkah:

Siapkan 20 lembar daun salam, lalu cuci hingga bersih.

Rebus dalam dua liter air.

Tambahkan dua sendok makan garam dapur dalam air rebusan.

Rebus sampai mendidih dan minum ramuan ini secara teratur selama masih mengalami diare.


7. Sebagai Obat Batuk

Langkah-Langkah:

Siapkan 7 lembar daun salam kering, 1 buah lemon atau jeruk nipis, dan 3 sendok makan madu.

Rebus daun salam dalam dua gelas air.

Tunggu hingga mendidik sampai air rebusannya hanya tersisa setengahnya saja.

Tunggu hingga dingin dan campurkan madu serta air perasan lemon.

Minum ramuan ini secara teratur selama masih batuk.

000webhost logo